Langsung ke konten utama

PENGENDALIAN PRODUKSI PETERNAKAN

PENGENDALIAN

DEFINISI

Pengendalian merupakan kegiatan untuk memastikan aktivitas yang berjalan sesuai dengan aktivitas yang direncanakan agar tujuan organisasi dan manajemen tercapai. proses pemantauan perlu dilakukan berdasarkan standar yang dilaksanakan agar dapat dilakukan koreksi terhadap penyimpangan yang berarti. 

FUNGSI

Upaya pengendalian berfungsi untuk mencegah bila terjadinya penyimpangan-penyimpangan dengan melakukan pengawasan agar tidak terulang kembali, sebagai evaluasi untuk melakukan perbaikan, memndiminasikan organisasi/ mencegah terjadinya penyimpangan sedini mungkin  agar kinerja organisasi tetap efektif dan efisien. mempertebal rasa tanggung jawab.

JENIS 

Terdapat tiga jenis melakukan pengendalian 
  1. Metode pengandalian umpan maju (anstisipasi masalah sebelum terjadi)
  2. Pengendalian berjalan atau bersamaan ( Mengelola masalah saat terjadi)
  3. Metode pengendalian umpan balik (mengelola masalah setelah terjadi)

LANGKAH-LANGKAH PROSES PENGENDALIAN

Dalam proses pengendalian (kontrol) dibutuhkan langkah-langkah seperti berikut ini 
  1. Menetapkan alat pengukur 
  2. Penentuan pelaksanaan pengukuran
  3. Pengukuran Pelaksanaan kegiatan
  4. Perbandingan pelaksanaan dengan standar dan penyimpangan
  5. Pengambilan tindakan koreksi

CIRI-CIRI PENGENDALIAN EFEKTIF

  • Informasi yang di dapat bersifat akurat mendetail 
  • Tepat waktu bedsarkan waktu yang di tantukan
  • Objektif dan kompeherensif. jelas dan mampu diterima akal sehat
  • Ekonomis
  • Realiastis
  • Fleksibel
  • Perspektif dan operasional
  • Diterima organisasi

PENGAWASAN

DEFINISI

Pemgawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang di tetapkan (Schermerhorn,2002). dan pengawasan merupakan aktivitas memastikan kegiatan berjalan sesuai yang direncanakan. 

PROSES PENGAWASAN BERDASARKAN PROSES KEGIATAN

1. Feedforward control = Memastikan faktor input tetap tersedia
2. Concurrent control = Memastikan Proses dan perangkat tetap berjalan
3. Postaction control = Memastikan output berdasarkan stabdar yang ditetapkan 

Dalam sebuah organisasi terdapat beberapa hal yang dilakukan pengawasan yaitu pengawasan SDM, Produksi, Keuangan, Sistem informasi, Pemasaran.

Gejala yang perlu dilakukan pengawasan, yaitu
1. Terjadi penurunan profit
2. Penurunan kualitas
3. Ketidak puasan pelanggan
4. Kas berkurang
5. Banyak pegawai nganggur
6. Pekerjaan tidak terorganisir.
7. Biaya melebihi anggaran
8. Adanya penghamburan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

AGRIBISNIS PETERNAKAN

PERTANIAN Arti pertanian terbagi menjadi dua yaitu pertanian dalam arti luas dan pertanian dalam arti sempit.  Pertanian dalam arti sempit  adalah suatu budidaya  tanaman yang dilakukan dalam suatu lahan  untuk mencukupi kebutuhan  manusia.   Pertanian dalam arti luas adalah semua kegiatan/usaha yang berfokus pada bidang pertanian (Tanaman Pangan, hortikultura, florikultura, dan biofarmaka), perkebunan (perkebunan rakyat dan perusahaan perkebunan yang ber budidaya tanaman),  kehutanan ( yang menghasilkan produk hutan seperti kayu dan rotan) ,  perikanan ( budidaya ternak)  dan peternakan ( perikanan darat dan laut) .   AGRIBISNIS  Agribisnis merupakan usaha komersial bergerak dalam bidang perdagangan yang berhubungan dengan pertanian dengan tujuan  mendapatkan keuntungan.  sistem pertanian dibagi menjadi menjadi empat yaitu : Subsistem Hulu, Subsistem Onfarm/usahatani, Subsistem Hilir Pengolahan, S...

PERAN DAN FUNGSI AGRIBISNIS DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL

Pengukuran atas peranan suatu sector dalam perekonomian dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja, kontribusi terhadap penciptaan PDB, kontribusi terhadap ekspor serta kontribusi terhadap konsumsi masyarakat.   Meningkatnya kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tentu tidak terlepas dari upaya pemerintah. Beberapa upaya dilakukan untuk mendorong peningkatan produksi pangan, terutama untuk komoditas strategis. •        masalah pertanian: –       respon input-input: •        lahan vs tenaga kerja •        lahan vs pupuk, pestisida •        lahan vs irigasi •        lahan vs elemen klimatologi à biodiversitas –       respon output-output: •        lahan vs pilihan komoditas •      ...